Kamis, 01 Mei 2014

Gara-Gara Writer’s Block



Well, first of all saya mau minta maaf pada (terutama) diri sendiri yang belum mengetik apapun tahun ini. Postingan saya pada bulan Februari lalu pun sebetulnya tulisan entah zaman kapan, yang “nyempil” diantara sekian draft di laptop (kebanyakan belum jadi). Tak menulis sampai akhir April, membuat saya tiba-tiba speechless. Kehilangan kata-kata. Tumpul, tak bisa “bicara”. Dan puncaknya adalah saat mendapat tugas menulis di mata kuliah Bahasa Indonesia.
Dan....

Minggu, 08 Desember 2013

Mengikat Rasa, Menyibak Makna



BIAR aku ceritakan saat kali pertama aku melihatmu. Dua tahun yang lalu. Waktu itu, aku melihat selembar kertas kosong yang bersih. Rasanya seperti melihat langit yang cerah tanpa sedikit pun awan menggantung di atas sana. Itulah kamu, yang kulihat waktu itu. Duduk diam dengan secangkir kopi yang mendingin. Masih penuh, bahkan tak tersentuh olehmu. Aku tak tahu kenapa aroma kopi hangat begitu memabukkan dan memuaskan hingga meminumnya hingga habis adalah tabu bagimu. Dan aku tak tahu, kenapa kau mematung diri di tengah keramaian pesta malam itu.

Minggu, 15 September 2013

Nasib Bunga



kenapa kau meragu, wahai bunga
di kepak sayap kumbang terselip berjuta asa
sedang janjinya selalu ia ujarkan
tinggal kau turuti, tinggal kau ikuti

kenapa masih juga kau ragu, wahai bunga
di sekelilingmu ilalang tak henti bernyanyi
membujukmu untuk ikut kekasih
hanya tinggal satu kata, “ya” kau ucapkan

bunga, waktu pasti segera berlalu
manis madumu ‘kan menggetir
tegak mahkotamu ‘kan melayu
dan wangimu ‘kan meluruh

lalu tunggu apa lagi
Ketika sempurna sudah lama jadi milikmu?